Cara mendaftar BDT / DTKS secara Mandiri

Untuk dapat menggunakan bantuan sosial dari pemerintah seperti KIP (Kartu Indonesia Pintar), Jamkesmas (Jaminan kesehatan masyarakt), Keluarga Harapan, dan Bansos Rastra, maka masyarakat diwajibkan untuk mendaftarkan diri ke pangakalan basis data terpadu atau data terpadu kesejahteraan sosial (BDT/DTKS).

Masyarakat yang dapat mendaftarkan diri ke basis data terpadu adalah, masyarakat yang sudah dinyatakan fakir miskin atau kurang mampu dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Jika kamu sudah terdaftar atau belum di bdt/dtks, kamu dapat mengeceknya dengan cara cek bansos terlebih dahulu. Setelah melakukan pengecekkan tetapi data kamu tidak ditemukan, artinya kamu belum terdaftar di basis data terpadu.

Baca Juga : Cara Cek KIP Kuliah

Berikut ini adalah langkah-langkah mendaftar bdt / dtks :
  1. Fakir Miskin, mendaftarkan diri dengan membawa KTP dan KK ke kepala desa/kelurahan.
  2. Kepala Desa/Lurah, mengumpulkan data serta menyampaikan data pendaftaran kepada Walikota/Bupati melalui camat didaerah setempat.
  3. Dinas Sosial, melakukan pengecekkan dan validasi data pendaftar.
  4. Walikota/Bupati, menyampaikan data hasil verifikasi dan validasi oleh dinas sosial ke Menteri Sosial melalui Gubernur.
  5. Menteri Sosial, menetapkan dan mengumumkan data terpadu kesejahteraan sosial.
  6. Selanjutnya pemanfaatan data dilakukan oleh kementerian/lembaga/pemerintah daerah.

alur pendaftaran bdt / dtks mandiri



1 Response to "Cara mendaftar BDT / DTKS secara Mandiri"

  1. Bagaimana cara mendaftarkan diri ke kantor desa untuk dtks?

    ReplyDelete

Jika ingin mengutip artikel jangan lupa sertakan sumber www.kosingkat.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel