Pengalaman dan Rencana Liburan ke Manado dengan OYO Hotels

Hay apa kabar ? Apakah kamu berencana untuk liburan ke kota Manado ? Jika ya, berarti kita memiliki rencana yang sama.

Sebelumnya saya sudah pernah pergi ke Manado, tetapi kunjungan saya ke Manado hanya sebentar dan waktu yang saya gunakan untuk menikmati keindahan pariwisata di Manado pun cukup singkat hanya 1 hari saja. Saat ini saya berencana untuk mengunjungi kembali kota Manado dan menikmati keindahan yang ada disana.

Alasan saya pergi ke Manado pada saat itu iyalah untuk mengikuti ajang OSN tingkat Nasional yang diselenggarakan di Kota Manado, Sulawesi Utara. Setelah saya memeriksa jadwal yang diberikan oleh panitia, saya melihat bahwa terdapat jadwal untuk mengunjungi daerah-daerah pariwisata yang ada di kota Manado dan sekitarnya. Saya pun cukup senang jikalau saya kalah dalam perlombaan tetapi pengalaman indah berwisata di Manado tidak akan pernah terlupakan.

Berwisata di Manado

Jadwal di hari ke-5 kegiatan OSN adalah mengunjungi daerah-daerah pariwisata yang ada di Manado. Terdapat 4 Tempat wisata yang seharusnya dapat saya kunjungi, tetapi dari ke-empat itu hanya 3 tempat yang saya kunjungi karena terdapat miskomunikasi di antara kloter 1 dan kloter 2. Oleh karena itu saya hanya akan menceritakan pengalaman saya mengunjungi 3 tempat wisata tersebut.

1. Bukit Doa Mahawu 

Tempat yang pertama kali saya kunjungi adalah "Bukit Doa Mahawu". Jalan menuju tempat ini sangat curam dan berkelok-kelok. Sebelum mencapai di tujuan utama, bus harus melewati tanjakan yang saya rasa sangat tinggi dan miring sekali. Saya sangat khawatir jika harus melewati jalanan tersebut dengan menggunakan bus. Pada saat itu saya berpikir jika saya dan peserta OSN lainnya akan diperintahkan untuk turun dan berjalan kaki, akan tetapi bus tidak berhenti dan tetap melaju hingga ke puncak. Saya bersyukur sang sopir sudah sangat lihai sehingga kami sampai dipuncak dengan selamat. Setelah sampai hilang semua rasa deg-degan saat menaiki tanjakan menggunakan bus tadi. Di bukit Mahawu saya melihat pemandangan gunung-gunung yang sangat indah.

Bukit Doa Mahawu

2. Danau Linow

Daerah selanjutnya yang saya kunjungi adalah "Danau Linow", sesampainya di danau Linow saya beserta para peserta OSN lainnya diberikan makanan nasi kotak. Kami diajak makan bersama sambil menikmati keindahan danau Linow dari bagian atas. Karena saya sedikit mabuk akibat perjalan yang berliku, akhirnya saya tidak makan siang. Tetapi saya tetap menikmati indahnya danau Linow sambil tidur-tiduran dibawah pohon. Meskipun saat siang hari tetapi udara di danau Linow tetap sejuk, sehingga meskipun kamu berada di tempat terbuka pancaran cahaya matahari tidak terlalu panas. 

Danau Linow

3. Benteng Moraya

Tempat terakhir yang saya kunjungi adalah "Benteng Moraya". Benteng Moraya adalah benteng peninggalan masyarakat Minahasa. Benteng ini menjadi saksi bisu perang Tondano yaitu perang antara masyarakat Minahasa melawan kolonial Belanda pada tahun 1809. Di benteng ini terdapat sebuah menara yang menjadi ciri khas. Dengan menaiki menara tersebut kita dapat melihat pemandangan kota Tondano dari ketinggian. Selain itu di benteng ini juga terdapat beberapa pertunjukan seni budaya, dan juga objek foto bersama burung Manguni (burung hantu). Dengan membayar sekitar 25 ribu kamu dapat berfoto dengan seekor burung hantu ataupun dengan seseorang yang menggunakan pakaian khas Tondano. Foto tersebut akan langsung dicetak dan diberikan langsung kepadamu. 

Benteng Moraya
(disebelah saya adalah guru pembimbing dari sekolah saya, Terima Kasih Bu Nurul)

Seperti itulah pengalaman singkat saya berkunjung dan berwisata di kota Manado. Saya merasa agak kesal saat itu karena saya tidak sempat mengunjungi daerah yang paling saya nantikan yaitu Pulau Bunaken. Oleh karena itu dalam beberapa waktu kedepan saya berencana untuk kembali mengunjungi kota Manado untuk berlibur hingga saya puas hahahaha.

Rencana Liburan ke Manado

Ketika saya memutuskan untuk mengunjungi Manado kembali, saya akhirnya mencari beberapa informasi serta memikirkan rencana yang matang tempat wisata mana saja yang akan saya kunjungi. Sayapun mencari informasi tentang tempat wisata, tiket pesawat, dan juga hotel. Dan sayapun menemukan daftar hotel yang sangat murah tetapi fasilitas yang diberikan sangat baik dan berkualitas di OYO Hotels. Di OYO Hotels Indonesia terdapat banyak sekali pilihan hotel dengan harga yang murah dan lokasinya pun sangat strategis. Setelah saya memilih beberapa hotel saya pun menemukan Hotel Murah di Manado yaitu OYO 1540 Carrot House. Hanya dengan membayar Rp.118.448 kita dapat menikmati seluruh fasilitas hotel yang sangat banyak. 

OYO Hotels

Dengan adanya OYO Hotels saya dapat mengalokasikan sisa budget menginap untuk rencana lain yang akan saya lakukan di Manado. Bahkan jika kita ingin mendapatkan harga yang lebih murah lagi OYO Hotels Indonesia menyediakan banyak promo dan juga bonus melalui akun social media OYO Hotels Indonesia.

Instagram : @oyo.indonesia
Twitter : @oyoindonesia

Buruan follow sekarang yuk untuk dapetin banyak bonusnya.

Sosial Media OYO Hotels

Jika kamu ingin menggunakan aplikasi OYO kamu dapat mengunduhnya di PlayStore dan AppStore ataupun melalui browser dengan mengunjungi link https://www.oyorooms.com/id/. Terima Kasih OYO Hotel, berkatmu saya jadi tak perlu takut dengan rencana liburan karena sekarang #PastiAdaOYO Saya Cinta OYO. 

0 Response to "Pengalaman dan Rencana Liburan ke Manado dengan OYO Hotels"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel