5 Kriteria Pemilihan Algoritma

Setiap kali kita melakukan sebuah prosedur atau langkah-langkah kerja, maka artinya kita telah melakukan sebuah algoritma. Secara umum Algoritma dapat dikatakan sebagai sebuah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menghasilkan keluaran yang dicari.

Dalam pemrograman, Algoritma merupakan rangkaian instruksi-instruksi yang dilakukan untuk menghitung/memproses sebuah fungsi yang nantinya akan mendapatkan hasil akhir. Untuk menulis algoritma pemrograman terdapat beberapa kriteria pemilihan algoritma yang harus dipahami.

Berikut ini 5 Kriteria Pemilihan Algoritma :

  1. Keluaran (Output)
    Tanpa adanya output hasil yang dicari, maka algoritma yang kita buat akan sia-sia karena tidak berhasil menemukan penyelesaian dari masalah yang sedang dikerjakan. Untuk itu dalam menulis algoritma, merumuskan fungsi keluaran adalah hal yang utama.
  2. Berguna (Efektif) dan Tepat (Efisien)
    Hal yang tak kalah penting lainnya dalam memilih algoritma adalah efektif dan efisien. Algoritma yang dibuat haruslah efektif artinya berguna dan benar-benar merupakan sebuah solusi yang dicari. Selain itu, algoritma juga harus memperhatikan ketepatan dan dibuat seefisien mungin. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan algoritma yang mampu menyelesaikan sebuah masalah dengan waktu, dan memori sedikit mungkin.
  3. Berhingga/Berbatas
    Langkah-langkah yang dikerjakan dalam algoritma juga harus memiliki batasan-batasan tertentu. Tujuannya adalah untuk lebih memfokuskan beragam persoalan yang dicari pada satu masalah utama. Dengan mengetahu batasan-batasa, algoritma dapat dibuat dengan cara sesederhana mungkin sehingga akan lebih efisien.
  4. Berakhir
    Algoritma yang dibuat harus memiliki akhir, baik akhir yang merupakan solusi maupun tidak. Jika algoritma yang digunakan akan terus memproses instruksi tanpa henti, maka algoritma tersebut adalah algoritma yang buruk.
  5. Terstruktur
    Untuk memudahkan memahami dan mengaplikasikan sebuah algoritma, maka penting untuk menulis algoritma yang terstruktur dan rapih. Algoritma yang terstrukturpun akan memudahkan dalam mencari kesalahan-kesalahan (bug) didalamnya.

Contoh Algoritma yang sesuai dengan Kriteria Pemilihan :

Algoritma Menentukan Angka Genap/Ganjil
  1. Memasukkan nilai (input)
  2. Memeriksa nilai
  3. Mengeluarkan hasil

Implementasi Dengan C++
Contoh Program Kriteria Pemilihan Algoritma
  1. Langkah pertama adalah mendeklarasikan variabel x.
  2. Selanjutnya melakukan Inisialisasi variabel x dengan nilai yang diinputkan.
  3. Memeriksa apakah x merupakan ganjil/genap dengan menggunakan fungi x mod 2. Jika x mod 2 = 0, maka x = genap. Jika tidak, maka x = ganjil.
  4. Mengeluarkan hasil ke layar dengan syntax output, cout.
  5. Mengakhiri program dengan fungsi return 0. Tujuan return 0 dalam c++ adalah untuk memberi tahu bahwa program berakhir secara normal.


0 Response to "5 Kriteria Pemilihan Algoritma"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel